Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2025

Bayang-bayang Uang Tunai

Gambar
Sore di hari Selasa, masih hari pertama Raisa magang, suasana di lantai satu Bank Aman Cabang Gelumbang nampak tegang karena kedatangan Celia Prameswari. Semua karyawan berusaha berpura-pura sibuk, tapi bisik-bisik tak terhindarkan. Arya duduk di loketnya, bingung. Nominal saldo yang diminta ditarik tunai itu bukan main—2 milyar rupiah, cukup untuk membuat cabang kecil seperti ini kehabisan cadangan kas jika dipenuhi sekaligus. Soalnya, kas harian cukup untuk operasional kecil, tapi tidak untuk penarikan jumbo. Celia berdiri di depan loket dengan sabar, tapi nada suaranya tegas. “Saya butuh uangnya tunai, Dek Arya. Besok paling lambat.” Celia melirik ke nama Arya yang ada di name tag (tanda pengenal). Arya menelan ludah. Prosedur bank jelas: untuk penarikan tunai besar, harus ada persiapan minimal 3 hari kerja, apalagi jika melebihi batas kas harian cabang. Dia buru-buru memanggil Haris melalui interkom internal. Tak lama, Haris muncul dari ruangannya di lantai 2, turun dengan langkah ...

Rahasia Kota Kecil

Gambar
Pagi itu suasana jalan KABUPATEN GELUMBANG basah karena sisa hujan semalam. PASAR TRADISIONAL GELUMBANG sudah mulai ramai, suara pedagang sayur bercampur klakson ANGKOT KECIL GELUMBANG dan bau getah karet yang dibawa angin dari kebun-kebun di pinggiran kota. Di tengah ALUN-ALUN KOTA GELUMBANG yang hijau, berdiri megah gedung BANK AMAN Cabang Gelumbang—bangunan dua lantai bergaya jengki modern dengan cat putih bersih dan logo besar di atas pintu utama. Arya, 26 tahun, mengendarai motor bebek butut kesayangannya pelan-pelan menuju kantor. Jam di tangannya menunjukkan pukul 06.45. Dia masih menguap kecil. Tiba-tiba, dari arah berlawanan, muncul skuter matic pink metalik yang melaju cukup kencang. Pengendaranya seorang gadis muda, tangan kirinya memegang ponsel, sibuk membuka aplikasi peta digital. Crak! Spion kiri motor Arya lepas, terlempar ke aspal basah, cermin-nya pecah. Arya langsung rem mendadak, hampir terpeleset. Dia turun dari motor dengan wajah merah padam. “Aaai, dah. Hari...